Kasus Pencabulan Yang Dialami Remaja 17 Tahun di Tulang Bawang Udik Berujung Damai

Kasus Pencabulan Yang Dialami Remaja 17 Tahun di Tulang Bawang Udik Berujung Damai

Tulang Bawang Barat, Trustmedia.id -Masalah dugaan percobaan pencabulan yang diduga dilakukan terduga pelaku Inisial AL 45 Tahun Terhadap sebut saja mawar 17 tahun nama samarannya anak yang masih setatus dibawah umur Warga Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU) kabupaten Tulang Bawang Barat provinsi Lampung akirnya berujung Damai.

Diketahui kejadian percobaan pencabul tersebut terjadi dirumah korban pada Selasa (17/1/2023) sekitar pukul 23.00 Wib malam pihak korban dan keluarga telah melaporkan terduga pelaku AL secara resmi di satreskrim Unit PPA polres tubaba beberapa waktu lalu.

Laily kepalo Tiyuh gunung katun tanjungan mengatakan perdamaian masalah tersebut

“itu sudah kesepakatan mereka berunding sendiri,” ujarnya saat dihubungi awak media melalui sambungan telpon selulernya pada senin (30/1/2023).

“kita tidak tahu apa dalam perundingan mereka, saya hanya dipanggil untuk menyaksikan surat perdamaian dan tanda tangan dan nge-CAP, karena alasan mereka untuk cabut perkara.” Kata dia.

Sementara Saat ditanya dimana lokasi tempat melakukan perdamaian masalah tersebut, Laily mengatakan mereka berdamai dirumah kediaman saudara (AL).

” Damainya di Dirumah AL, di tiyuh Tirta yang dirinya juga sudah melapor balik mengaku korban pemukulan, karena mereka sama-sama punya peluang ngadu, yang satu pengeroyokan yang satunya percobaan

itu yang kita dengar dan kita tidak masuk dalam ranah itu, kita hanya mengetahui, perundingan segala macem kita tidak tau.”itu Photo saat Damainya ada di setatus WhatsApp saya” urainya.

Kepalo tiyuh Laily juga menyatakan mengaku pihaknya ditelpon pihak mereka untuk dimintak menyaksikan mereka berdamai

“berhubung mereka mau damai tidak mungkin kita mau menolak mereka, karena kita hanya menyaksikan saja, untuk hal-hal tehnis lebih lanjut kami tidak mengetahui.

cuma pas kami sampai situ kami tanya kedua belah pihak, benarkah sudah mau damai, sudah kesepakatan masing-masing, masalah tuntutan hak sudah sesuai ya sudah selesai, kita hanya menjalankan tugas kita selaku Kepalo tiyuh,”tukasnya.

Ditempat terpisah berdasarkan keterangan salah satu warga setempat yang keberatan namanya disebutkan membenarkan masalah tersebut sudah berdamaian.

“Kabarnya sudah ber’damai dalam surat kesepakatan damai antara kedua pelah pihak itu ada biaya pengobatan dan biaya lainnya yang di tanggung sepenuhnya oleh mawar ,singkatnya. (Red/Tubaba)