Evaluasi BPD SAOTENGNGA terhadap PPKD Saotengnga Kec Sinjai Tengah dianggap Sudah sesuai Aturan. Cakades yang di gugurkan siap Tuntut di PTUN Makasar.
TrustMedia.id- Sinjai,
Manimpahoi Jumat (11/3/2022). EValuasi BPD Saotengnga terhadap PPKD Saotengnga yang dianggap sudah sesuai dengan aturan. Cakades yang di gugurkan siap tuntut di PTUN Makasar.
Setelah pertemuan di ruang Rapat Komisi I DPRD Kab SINJAI Senin (7/3/2022). Kamis (10/3/2022) Forum Komunitas MAKALEBATA bersurat ke BPD SAOTENGNGA guna meminta kepada BPD SAOTENGNGA terkait tindak lanjut Rekomendasi DPRD KOMISI I Fachriandi Matoa selaku pimpinan sidang pada RDP tersebut meminta kepada BPD Saotengnga untuk melakukan Evaluasi terhadap PPKD Saotengnga Kec. Sinjai Tengah, Dikarenakan tidak nampak adanya tindak lanjut dr BPD SAOTENGNGA sedangkan tahapan PILKADES masih terus berlanjut.
Dimana Beberapa hari lalu di RDP PATTONGKO sempat disinggung Oleh Ketua PPKD Kab Sinjai menyatakan bahwa Penetapan CAKADES Saotengnga per tanggal 26 Januari 2022 SUDAH BENAR dan sudah sesuai PERBUP No.30 Tahun 2021, ungkap Drs. Akbar Mukmin yang juga merupakan SEKERTARIS DAERAH (SEKDA) KAB.SINJAI.
Di sisi lain, Tanggal 8 Maret 2020 LSM BERSATU juga bersurat ke BPD Saotengnga untuk meminta BPD menindaklanjuti Hasil RDP Per Tanggal 7 Maret 2022 dikarenakan tidak melihat adanya tindak lanjut yg di lakukan oleh BPD SAOTENGNGA terhadap Perintah atau amanah (Rekomendasi) yang diberikan oleh DPRD Komisi I Kab Sinjai.
Putusan untuk menggugurkan saudara A. WAHYU FIRMANSYAH. S. Pd. M.M pertanggal 24 Januari 2022, hanya dilayangkan VIA Whatshapp. Ungkap A. Wahyu Firmansyah, S. Pd. MM.
Selain itu, A. Wahyu Firmansyah mengatakan bahwa Tidak ada pemberitahuan melalui surat terlebih dahulu, Pengguguran saya di lakukan bersamaan dilakukan dengan pencabutan nomor urut oleh PPKD Saotengnga. Dan sangat disayangkan karena surat pengguguran dilakukan PPKD Saotengnga hanya VIA Whatsahapp dan tidak mengundang saya karena dianggap sudah di undurkan pada saat pencabutan nomor urut. Dan menurut informasi ada 2 Panitia PPKD Saotengnga yg tidak ikut bertanda tangan setelah di lakukan keputusan pengguguran serta berpegang teguh pada Perbup No.30 Tahun 2021. Ungkap WAHYU FIRMANSYAH, S. Pd. M.M dengan nada sangat Kecewa.
Hingga Jum’at (11/3/2022) BPD bersedia untuk berdialog dengan perwakilan FKM dengan LSM BERSATU guna menyampaikan Hasil Evaluasinya terhadap PPKD SAOTENGNGA. Dimana BPD tetap Konsisten mengatakan bahwa apa yg di lakukan oleh PPKD Saotengnga itu sudah sesuai dengan aturan dan regulasi. Pertemuan tersebut di hadiri oleh 7 org Anggota BPD, LSM BERSATU, perwakilan FKM dan didèngar serta disaksikan oleh simpatisan saudara A. Wahyu Firmansyah. S. Pd. M.M
Sedangkan pasal 93 ayat 2 sangat jelas di katakan bahwa putusàn bisa di rubah ketika di komplain selama 1 x 24 jam. Namun tidak ada yg komplain itu artinya di Berita Acara per tanggal 23 Januari 2022 berkas di anggap SAH dan MENGIKAT. Ucap Salah satu anggota PPKD Saotengnga Yusran Sabri S. Pd. Dan Inilah yang menjadi Dasar kuat saudara A. Wahyu Firmansyah untuk mengajukan Petitun/Tuntutan Di PTUN. (TRI).












