Pemerintah Kec. Sinjai Tengah Gelar Sosialisasi Optimalisasi Program Ketahanan Pangan 20% di Desa Saotengnga.

Pemerintah Kec. Sinjai Tengah Gelar Sosialisasi Optimalisasi Program Ketahanan Pangan 20% di Desa Saotengnga.

Pemerintah Kec. Sinjai Tengah Gelar Sosialisasi Optimalisasi Program Ketahanan Pangan 20% di Desa Saotengnga.

Sinjai, TrustMedia.Id — BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) berperan dalam program ketahanan pangan 20% melalui pengelolaan anggaran ketahanan pangan di desa.

Manfaat BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan yakni :
Meningkatkan produktivitas pangan; Memperkuat ketahanan pangan lokal;
Mendukung pemberdayaan pelaku usaha di sektor pangan;
Mengoptimalkan potensi ekonomi desa; Memperluas lapangan pekerjaan
Meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa; Meningkatkan kerja sama antar pelaku ekonomi di sektor pangan.

Untuknya itu Program Dana Desa Ketahanan Pangan di gelar oleh Pemerintah Kecamatan Sinjai Tengah bertempat di Pelataran gedung Pertemuan TP.PKK Desa Saotengnga, Rabu (19/02/2025)

Hal ini merupakan Optimalisasi peran Bumdes dalam peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes) sesuai tertuang dalam peraturan Kemendesa PDT Nomor 3 Tahun 2025.

Turut hadir di Acara, Camat Sinjai Tengah, Syahrul Paesa, S.IP, Kabid Pemdes PMD Sinjai, Aniwati Amir,  Kabid Ekonomi Dinas PMD Sinjai, Fitriani, Tenaga Ahli Pendamping (P3MD) Sinjai, Faisal, Para Kepala Desa, Direktur dan Pengurus BumDes, Sekertaris Desa, BPD Se Kecamatan Sinjai Tengah.

Camat Sinjai Tengah, Andi Syahrul Paesa, S.IP pada sambutannya  menjelaskan tujuan dilaksanakannya sosialisasi program ketahanan pangan tahun 2025 20 %  dana desa adalah untuk menyamakan langkah, persepsi optimalisasi anggaran ketahanan pangan agar tidak menimbulkan salah langkah dalam penerapannya.

“Perlunya Pemerintah Desa desa dan BUMDesa melakukan persiapan yang matang. Khususnya dalam penyusunan perencanaan. Mengingat program yang direncanakan ini harus berorientasi profit (keuntungan) untuk menghasilkan Pendapatan Asli Desa (PADes),”jelasnya.

Lanjut di sampaikan Camat Sinjai Tengah bahwa “olehnya itu BUMDesa dengan perencanaan nya harus siap dan matang untuk mengimplementasikan program ketahanan pangan di masing-masing desa,”Tegasnya.(*)

Red-Tri