Karimun, Trustmedia.id– Ketua Plt MPC Ormas Pemuda Pancasila ( PP ) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, terkait pemberantas praktek perjudian di Karimun, dengan ditangkapnya Kolek (70) pihak Kepolisian belum melakukan penindakan tegas terhadap bandar bandar besar Vincent dan Acai.(16/7/2023).
Tertangkap Kolek (70) di kedai Kopi miliknya oleh Satuan Reskrim Polres Karimun, yang beralamat Jalan. Ahmad Yani Meral No.77 Kelurahan Sungai Pasir, Kecamatan Meral pada 4 Mei 2023, sekitar pukul 17:30 WIB yang lalu.
Pasca pengerebekan dan penahanan Kolek (70) aktivitas pasal 303 KUHP perjudian jenis pasang angka alias sijie masih marak terjadi di Kabupaten Karimun. Kasat Reskrim Polres Karimun Iptu Gideon dikonfirmasi membenarkan pengerebekan tersebut, dikutip dari Keprisatu.com.
Ketua Plt MPC PP Kabupaten Karimun, Macky Dewancha, S.I.P.M.Si, menyayangkan atas tidak adanya penindakan lebih lanjut dari pihak Kepolisian Polres Karimun, dengan tidak adanya tersangka lain, selain Kolek (70) diketahui bahwa Kolek (70) lebih memberikan nama – nama terlibat dalam kegiatan bisnis perjudian 303 sijie tersebut, yaitu Vincent dan Acai alias Fortuner.

Dan juga sudah disuarakan oleh masyarakat melalui DPP Lembaga Melayu Serumpun (LMS) Provinsi Kepulauan Riau, dan Bejo (Benteng Jokowi) Kepulauan Riau, terkesan hukum tajam kebawah tumpul ke atas, ” ujar Macky.
Lebih lanjut Macky berharap agar pihak Kepolisian Khususnya Polres Karimun dan Jajarannya profesional dalam pemberantasan praktek perjudian, ditambahkan lagi, persoalan perjudian adalah perintah Presiden dan Kapolri untuk tanpa pandang bulu, dan siapa berani membeking Kapolda akan di pecat ,” ujar Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Seharusnya pihak Kapolres Karimun, menunjukan penegakan hukum yang berkeadilan, jangan sampai mencederai hati masyarakat Karimun, dalam pemberantasan praktek perjudian.
Dan saat ini diduga berkas perkara Kolek (70) di tolak oleh pihak Kejaksaan Negeri Karimun, masih tahap P18 ,P19.hal ini disampaikan oleh Ketua DPP LMS Kepri, Zaman Zainal.
Diduga Vincent bandar judi Karimun kebal hukum, sudah hampir tiga bulan lebih tidak dilakukan penindakan oleh pihak Kepolisian Polres Karimun,” kata Azman Zainal.
Red 27:004











