Keluhan Tarif Parkir Tinggi: Pedagang dan Pelanggan Pasar Induk Cibitung Merasa Terbebani

0
71

Kabupaten Bekasi, Trustmedia.id– Dugaan adanya Secure Parking yang diterapkan oleh PT. Citra Prasasti Konsorindo di Pasar Induk Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, diduga menjadi penyebab kehilangan pelanggan bagi para pedagang. Hal ini diungkapkan, Senin 22/4/2024.

Eva, seorang pedagang bumbu di Pasar Induk Cibitung, mengeluhkan penurunan penjualan setelah diberlakukannya aturan tarif parkir perjam oleh PT. Citra Prasasti Konsorindo, perusahaan mitra kerjasama pemerintah daerah Kabupaten Bekasi. Eva juga menyampaikan bahwa banyak pelanggannya yang beralih ke pasar induk lain.

“Semua pedagang mengeluh, banyak yang pindah ke Kopo belanja karena parkirnya terlalu mahal dan besar. Kita yang punya ruko juga awalnya tidak bebas keluar, tetapi setelah ibu-ibu demo ke kantor, baru kita diizinkan keluar masuk. Banyak pelanggan yang tidak belanja ke sini dan beralih ke Kopo belanja,” ungkap Eva kepada wartawan.

Eva juga mengakui bahwa akibat perpindahan pelanggan, omsetnya mengalami penurunan signifikan. “Omset menurun, pelanggan saya bahkan bilang akan pindah belanja jika kondisinya terus seperti ini. Tarif parkir yang terlalu mahal, Rp. 2000 perjam untuk motor dan Rp. 7000 perjam untuk mobil, membuat pelanggan enggan berkunjung,” tambahnya.

Selain pedagang, HS, seorang pembeli tetap di Pasar Induk Cibitung, juga merasakan beban tarif parkir yang tinggi. Ia mengeluh bahwa tarif saat ini memberatkan dan menghambat kebebasannya dalam berbelanja.

“Sekarang harus bayar perjam untuk parkir, bisa mencapai Rp. 50.000 jika lama. Ini menghambat gerak cepat saya berbelanja karena khawatir dengan biaya parkir yang mahal,” ujar HS.

HS juga menyoroti perbedaan tarif parkir sebelum dan setelah adanya pintu parkir otomatis, yang membuatnya harus mengeluarkan uang lebih banyak hanya untuk parkir. “Sebelum ada pintu otomatis, biasanya bayar parkir hanya sekitar Rp. 5.000, tetapi sekarang setelah ada pintu otomatis, biaya parkir meningkat drastis,” tutupnya. (RED/014.2024/ACEP(KONTRIBUTOR/PERWAKILAN/081311663908)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini