Covid-19 di India Kian Ganas, 250 Ribu Orang Meninggal, Ditemukan Virus Varian Baru B.1.617

Trustmedia.id, Jakarta – Kasus Covid-19 di India makin mengganas. Saat ini jumlah kematian akibat virus Corona ini sudah mencapai 250 ribu orang.

Kasus terbanyak ditemukan di pedesaan India yang memang fasilitas kesehatannya tidak memadai.

Selain itu, para penduduk di pedesaan juga telah kehabisan kayu untuk melakukan kremasi, karena banyaknya yang meninggal.

Adapun kasus Covid-19 kedua atau second wave di India terjadi sejak Februari lalu. Korban yang terinfeksi virus Corona membanjiri rumah sakit.

Para ahli mengatakan, banyaknya kasus yang terdeteksi tidak bisa dikatakan sebagai puncaknya. Sebab, setiap harinya keadaan disana makin mencekam.

Ini pun menimbulkan kekhawatiran munculnya varian baru virus di India dan menyebarkan ke seluruh negara di dunia.

Oleh karenanya banyak pejabat di India menuntut Perdana Menteri Narendra Modi melakukan vaksinasi dan stop mengimpor vaksin ke negara lain, untuk menghentikan gelombang kedua virus ini.

Selain itu, para pejabat di India juga meminta agar pemerintah mendapatkan bantuan lebih banyak vaksin dari negara lain untuk menghentikan lebih banyak lagi korban berjatuhan.

“Orang-orang akan meninggal dengan cara yang sama pada gelombang ketiga dan keempat seperti yang mereka alami kali ini jika vaksinya tidak diperbanyak,” ujar Wakil Kepala Menteri Delhi Manish Sisodia dikutip dari Reuters dan CNBCIndonesia, Kamis (13/5/2021).

Data Kementerian Kesehatan India mencatat, jumlah kematian di India akibat virus Corona ini pun terus bertambah dan mencapai rekor 4.205 pada Rabu (12/5/2021).

Sementara itu kasus terinfeksi naik 348.421 dalam 24 jam.

Namun, para ahli menilai bahwa angka sebenarnya lebih banyak lima hingga 10 kali lipat dari data yang didapatkan Kemenkes India.

Ini terlihat dari semakin banyaknya mayat terdampar di sungai Gangga.

Baca juga:  Dari Beijing, Presiden dan Ibu Iriana Bertolak ke Tokyo

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan India menyumbang setengah dari kasus COVID-19 dan 30% kematian di seluruh dunia.

Juga ditemukan virus varian baru yakni B.1.617 di sana dan ini menjadi perhatian global, meski dampak yang ditimbulkan belum diketahui dengan jelas. (*)

FOTO: Petugas kesehatan membawa pasien untuk dirawat di rumah sakit pemerintah COVID-19 di Ahmedabad, India, Selasa, 27 April 2021. (AP/Ajit Solanki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here