Ketua DPC Grib Jaya Lampung Timur angkat bicara.

Ketua DPC Grib Jaya Lampung Timur angkat bicara.

Ketua DPC Grib Jaya Lampung Timur angkat bicara.

Sukadana.
Trustmedia.id.

Gustam Heri mengungkapkan dengan maraknya penggunaan simbul budaya dalam visual HUT Lampung timur ke 27 yang beredar di media massa,selaku putra daerah asli sukadana beliau sangat menyayangkan dengan kejadian ini, selain asli putra daerah Gustam Heri adalah pimpinan tertinggi ormas Grib jaya yang ada di kabupaten sukadana.

Menanggapi hal ini, selaku tokoh penyimbang adat sukadana dengan gelar pangeran seago ago dikantor DPC Grib jaya beliau menyampaikan kepada awak media pada Kamis ( 02/04/26) bahwa hal semacam ini seharusnya tidak akan terjadi apa bila dalam hal ini dimusyawarahkan bersama tokoh tokoh adat yang ada di kabupaten sukadana.

Menurutnya persoalan simbul adat harus disikapi dengan hati hati dan tidak menghilangkan makna filosofis yang telah diwariskan secara turun temurun,dalam simbul visual logo siger yang beredar kok disandingkan dengan binatang gajah,hal ini tidak sesuai dengan nilai adat,karna siger memiliki makna adat sebagai simbul kehormatan perempuan lampung bukan atribut yang dapat dipadukan sembarangan, tutur ketua DPC Grib jaya Lampung timur ini.

Dalam kondisi polemik ini,logo HUT Lampung timur ke 27 kini terus menjadi perbincangan para tokoh adat, dengan harapan dapat menghasilkan simbul visual yang lebih menarik namun tidak mengurangi makna adat dan budaya Lampung timur.

(Red/cak WAN)