Proyek rehab gedung kantor kelurahan simbarwaringin 2022 mangkrak.
Trimurjo , trust media.id
Proyek rehab pembangunan gedung kantor kelurahan simbarwaringin kecamatan trimurjo kabupaten lampung tengah terbelengkalai dan tersendat tidak terselesaikan oleh pihak dinas terkait sampai akhir kerjaan 2022 dan mangkrak.

Informasi yang beredar bahwa proyek tersebut di anggarkan sekitar 260 jutaan yang di kerjakan oleh pihak rekanan , infonya sekarang sudah di stop karena tidak selesai kerjaanya di batas waktu yang sudah di tentukan.

Dalam rencana pembangunan proyek pondasi dan terdapat 12 tiang yang sudah di bangun dengan diameter ketinggian 6,5 meter terlihat mangkrak dan tidak terselesaikan di duga sudah di hentikan pembangunanya oleh pihak dinas dan di anggap gagal. Ujar salah satu pegawai kelurahan yang ebggan di sebut bamanya pada wartawan trust media , jumat 20 januari 2023.

Masih menurut sumber bahwa proyek yang di bangun oleh pihak rekanan iru peninggian gedung dengan membuat tiang cor sejumlah 12 tiang, dan terkait adanya pembangunan sisi kanab dan kiri ( emperan ) yang sudah di tinggikan dan di pasang asbes itu yang membangun adalah swadaya murni dari kelurahan setempat ( jaman lurahnya pak Ansori ) jelas narasumber.

Mangkraknya bangunan tersebut menurut ketua ( LPM ) simbarwaringin bahwa pembangunan sisi kanan dan kiri yang sumber dananya merupakan swadaya pamong sedikitnya menghabiskan dana sebesar 15 hingga 20 jutaan, sedangkan yang lainya merupakan proyek pemerintah dan sekarang mangkrak jRena tidak di selesaikan oleh rekanan , ada kemungkinan karena waktu pengerjaanya yang cukup singkat awal nopember dan di akhir desember 2022 , jelasnya.
FARHAN lurah yang baru saja di lantik berharap proyek tersebut segera di anggarkan kembali di tahun 2023 sehingga pembangunanya dapat di lanjutkan, karena dengan mangkraknya pembangunan pekayanan keoada warga masyarakat jadi terhambat. Tuturnta pada wartawan

Sementara camat trimurjo suparyono saat di konfirmasi membenarkan atas mangkraknya pembangunanbtersebut , dan semuanya sudah di hentikan oleh pihak dinas dan garapnya di tahun mendatang dapat di anggarkan kembali kendati pelayanan sefikit kurang nyaman .( red / Amanto )












