Perang minggu, kendorkan ketegangan.

Perang minggu, kendorkan ketegangan.

Perang minggu, kendorkan ketegangan.
( Trustmedia.id )

By. Biro Makasar

Sepertinya Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sedang kebingungan menghadapi Rusia, karena Volody tahu bahwa alutista Rusia sangat kuat bahkan bukan tandingannya. Ukraina berani dan punya nyali menghadapi Rusia itupun karena ada harapan akan dibantu oleh NATO, tapi harapan tinggal harapan, ternyata NATO hanya sekedar janji, dan janjinya hanya sekedar untuk memanasi kedua belah pihak yang sedang berseteru.

Kalau Ukraina menyerah dan perang pun usai, tapi semangat tentara Rusia masih berkobar, bahkan masih ingin berperang, apakah negara lain yang akan menjadi sasaran dari semangat perang tentara Rusia? Bahkan ada kemungkinan negara lain yang akan menjadi sasarannya.

Lalu kira-kira, apakah Rusia berani nyerang Indonesia, dan menjadi sasaran perangnya? Menurut perkiraan saya, Rusia tidak akan berani menyerang Indonesia. Apa sebabnya? Kalau Putin sampai berani mengerahkan tentaranya untuk menyerang Indonesia, tentu tentara Rusia harus berani menghadapi syarat dan beberapa hal yang mungkin tidak akan sanggup dihadapi oleh mereka. Beberapa syarat dan hal tersebut yaitu:

1. Ketika memasuki wilayah Indonesia, tentara Rusia harus diswab antigen terlebih dahulu.
2. Tentara Rusia harus dikarantina terlebih dahulu selama 5-7 hari.
3. Tentara Rusia harus sedia payung dan jas hujan karena di Indonesia sedang musim penghujan.
4. Tentara Rusia harus membawa kartu BPJS sebagai syarat administrasi negara.
5. Kalau mau memasak, tentara Rusia harus membawa minyak goreng sendiri, karena di Indonesia sedang langka minyak goreng.
6. Kalau ingin tempe bacem, tentara Rusia harus membawa tempe sendiri, dan membawa kacang kedelai sendiri, karena di Indonesia kacang kedelainya sedang mahal.
7. Yang terakhir, instruksi yang harus mereka patuhi yaitu, “kurangi pengeras suaranya, kalau mereka hendak membawa toa.”

Terimakasih, semoga terhibur !
Salam sehat . Rais.