Penyandang disabilitas Sanggup Nafkahi 8 Anak 

Trustmedia.id, -Pringsewu- Meski dengan keterbatasan fisik, Sutekat (76) Menyandang disabilitas yang bertempat tinggal di Desa Waringin Sari Timur Kecamatan Adiluwih kabupaten Pringsewu Rt 02/Rw 01 mampu hidup mandiri, bahkan 8 anaknya bisa di nafkahkan dari hasil kerja sebagai penganyam kerajinan dari bahan bambu.

Hasil karya yang dibuat sejak tahun 1990 diantaranya kerajinan tangan seperti obrok, kurungan ayam, piti dan masih banyak yang lainya dan semua berasal dari bahan bambu.

Menurut keterangan yang dihimpun trustmedia.Id, kakek yang penyandang disabilitas fisik, sejak jatuh dari pohon kelapa sekitar thn 1987an , yang sempat mengalami kelumpuhan selama hampir 3 tahun lamanya. Karena tekad yang kuatnya ahirnya kakek usia. 76 tahun mampu berdiri dengan menggunakan tongkat hingga sekarang.

“emang sesuatu jika dikerjakan dengan tekun akan menjadi menuai hasil. Mbah sutekat menekuni ilmu bidang anyaman bambu sejak thn.1990 secara otodidak,” ujar Wiji selalu sang istri.

Sedangkan mbah Sutekat kepada awak media mengatakan segala sesuatu harus dengan tekad.

” Intinya jadi orang itu jangan minder,lakukan apa yang kalian bisa,saya aja bisa !”Tegas Mbah sutekat, ” ucapnya. (din/yusman)

Baca juga:  Bolos Sekolah, 6 Pelajar SMA Terjaring Razia Polisi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here