BANTEN  

PEMBANGUNAN TPT Puji – Kecacang Dan Peningkatan Jalan Poros Kp. Sukarela – Kp. Sukamandi KURANG PENGAWASAN .

PEMBANGUNAN TPT Puji – Kecacang Dan Peningkatan Jalan Poros Kp. Sukarela – Kp. Sukamandi KURANG PENGAWASAN .

PEMBANGUNAN TPT Puji – Kecacang Dan Peningkatan Jalan Poros Kp. Sukarela – Kp. Sukamandi KURANG PENGAWASAN .

Kota Serang ( Trustmedia.id ). Pembangunan TPT Puji – Kecacang Dan Peningkatan Jalan Poros Kp. Sukamandi – Kp.Sukarela  kecamatan Kasemen kota Serang dari Satuan Kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang kota serang Bidang Bina Marga yang sedang dilaksankan terlihat semrawut dan para pekerja tidak memakai perlengkapan K3.”

Aminudin “, Aktivis Kasemen segaligus Sekjen koalisi MAPPAK Banten dengan komentarnya mengatakan” kami minta kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan penataan Ruang kota serang  Kabid Bina Marga untuk mengroscek dan turun kelapangan pada kedua kegiatan tersebut yaitu pembanguna TPT Puji – Kecacang yang terlihat pekerjaan tersebut pada pondasi bawah sama sekali diduga kurang maksimal pada adukan semen dan terlihat menggunakan matrial batu  dan pasirnya yang dilaksanakan oleh Kontraktor diduga tidak sesuai serta yang namanya K3 terlihat tidak dilaksanakan.

“kami minta dalam pemeriksaan Akhir PHO nanti dengan teliti jangan hanya di ukur lebar atas dan Tinggi nya saja bila perlu dibongkar pasangan TPT tersebut juga mutu kualitas adukan semen juga harus di uji layak tidaknya pekerjaan yang dilaksanakan penyedia jasa tersebut.
Dan juga Peningkatan Jalan Poros Kp . Sukamandi – Kp. Sukarela yang mana  hasil pantauan kami dilokasi yang di mana untuk Pengamparan Agregat A/B hanya  satu lapis kurangnya pemadatan.
Di tambah juga untuk gelaran  Asphal Hotmik terlihat  berpariasi ketebelanya. Padahal dalam suatu kegiatan proyek pemerintah ada yang namanya  Pengawas yaitu dari  Konsultan dan pengawas Bawahan Dinas PUPR kota Serang apakah selama  pelaksanaan tidak pernah menegur penyedia jasa dalam pekerjaanya layak di kerjakan Atau tidaknya,

ko seakan diduga adanya pembiaran dalam  pengawasan kedua pekerjaan Non Tender tersebut. Kan semua ada angaranya seperti Konsultan Pengawas itu bukan sedikit biayanya dalam satu kegiatan dengan nilai puluhan juta. Dan kami hubungi lewat Whatsapp kebagian yang dalam kewenanganya dalam pengawasan sama sekalai tidak pernah membuka dan menjawab apakah ganti nomer hp , ujarnya ” padahal saya mau memberikan masukan agar pekerjaan tersebut di awasi dengan baik karena uang tersebut hasil dari bayar pajak masyarakat kota serang khususnya kecamatan Kasemen” .

Dan kami minta kepada Bapak Walikota Serang agar menegur Dinas terkait yang sebagai satuan kerjanya agar  mengawasi pekerjaan pekerjaan Non Tender tersebut seperti Pembanguna. Jalan Poros , Pembangunan TPT, pembangunan perlengkapan jalan , pemagaran TPU dan Lainya  yang sekarang sedang dalam pelaksanaan agar nanti hasil pekerjaan tersebut awet dan tahan lama menuju kota serang lebih maju dan berkualitas dalam setiap pembangunan-nya. Ungkapnya.

Roni