Oknum Honorer Pol PP Kota Metro Ditangkap Polisi atas Tuduhan Pelaku Curanmor

Oknum Honorer Pol PP Kota Metro Ditangkap Polisi atas Tuduhan Pelaku Curanmor

Metro, Trustmedia.id– Salah seorang honorer Polisi Pamong Praja (Pol-PP) Kota Metro dicokok petugas Polsek Metro Selatan, atas tuduhan sebagai pelaku pencurian sepeda motor (curanmor). Rabu (30/08/2023).

Pelaku dengan identitas DI (25), warga Desa Sukadamai Kecamatan Natar Lampung Selatan tersebut, dicokok di Kantor DPRD Kota Metro, pada hari selasa kemarin (29/08/2023), sekira pukul 14.30 WIB.

Kapolsek Metro Selatan Iptu Kosim TR, mewakili Kapolres Kota Metro, AKBP Heri Sulistyo Nugroho menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka atas laporan korban Sudarsono, warga Kelurahan Sumbersari Metro Selatan, yang menyebutkan sepeda motor miliknya, yakni sepeda motor Honda Beat keluaran tahun 2011, dengan nomor polisi BE 8594 FQ, raib dari rumahnya saat ditinggal kondangan.

“Peristiwa pencurian tersebut, terjadi pada Senin (28/08/2023) sekira pukul 19.35 WIB,” kata Iptu Kosim TR.

Ia meneruskan, berdasarkan keterangan korban, pelaku masuk ke rumah korban dengan memanjat pagar rumah bagian belakang, lalu pelaku membuka pintu yang menghubungkan ruang belakang dengan ruang tengah, dengan cara mendorong sehingga kunci grendel mengalami kerusakan.

“Setelah itu, dengan leluasa pelaku membawa kabur sepeda motor korban melalui pintu belakang. Kebetulan, kunci kontak dan STNK kendaraan terdapat dalam gantungan kunci,” jelasnya.

Berbekal laporan korban, petugas Polsek Metro Selatan kemudian melakukan penyelidikan, dan hasilnya mengarah kepada oknum honorer Pol PP tersebut sebagai pelakunya.

“Hingga akhirnya, pelaku dan barang bukti berupa sepeda motor Honda Beat BE 8594 FQ milik korban, berhasil kami amankan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Pol PP Kota Metro, Jose Sarmento yang dikonfirmasi membenarkan bahwa pelaku benar adanya sebagai tenaga honorer.

“Untuk sementara, informasinya iya,” kata Jose.

Pihaknya juga masih menunggu hasil pemeriksaan polisi, terkait sanksi apa yang akan diberikan kepada anggotanya, jika terbukti terlibat tindak pidana.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan Polisi, baru nanti kami laporkan kepada Pimpinan,” tutupnya.
(Red/11.003)