Munarman Pernah Bantu Pembangunan Gereja, Teroris Pala Lu, Don Adam: Framing Jahat

Trustmedia.id – Aktivis Pro Demokrasi (ProDem), Adamsyah Wahab atau kerap disapa Don Adam, mengaku mendapatkan kesaksian dari temannya soal toleransi beragama Munarman yang kuat.

Dalam keterangannya, Don mengatakan jika temannya yang beragama Kristen, Roy Pakpahan, mengaku bila Munarman adalah orang yang membantu izin pembangunan suatu gereja.

I Stand with Maman. Teroris pala lu.. gereja hkpb di cinere tempat bapak sy beribadah, awalnya tdk bs berdiri. Org takut beribadah. Maman bilang klu mmg srt ijin sdh ada dan lkp ya bangun sj. Klu ada yg ganggu kabarin gW, kata Maman. Skrg gereja hkbp cinere, salah satu rumah ibadah terbesar di cinere,” ujar pesan WhatsApp Grup yang diunggah Don Adam, Rabu (28/4/2021).

Pesan yang menyebut Munarman tidak mungkin teroris, lantaran sempat membantu izin pembangunan gereja. Twitter @DonAdam68
Pesan yang menyebut Munarman tidak mungkin teroris, lantaran sempat membantu izin pembangunan gereja. Twitter @DonAdam68

Membaca pengakuan dari temannya yang beragama Kristen tersebut, Don Adam lantas menilai  framing terhadap Munarman, tuduhan jika Munarman terlibat dalam tindakan terorisme adalah tudingan yang sangat jahat.

Sahabat saya Roy Pakpahan (Kristen) memberikan kesaksian di WAG yg saya dan @KetumProDEMnew ikuti. Framing terhadap Munarman jahat banget!” tuturnya, sebagaimana dikutip dari cuitan di akun Twitter pribadinya @DonAdam68, dilansir Pikiranrakyat-Depok.com.

Aktivis Pro Demokrasi itu juga mengungkapkan sikapnya yang tetap mendukung Munarman.

I Stand With Munarman. #bebaskantahananpolitik,” kata Don Adam mengakhiri cuitannya.

Diberitakan sebelumnya, mantan Sekretaris Umum Front Pembela Islam atau FPI, Munarman, ditangkap Densus 88 Antiteror Polri dengan tudingan menggerakkan orang untuk melakukan terorisme.

Selain itu, Munarman juga dituding menyembunyikan informasi terkait dengan tindak pidana terorisme.

Densus 88 menangkap Munarman di kediamannya di Perumahan Modern Hills, Cinangka, Pamulang, Tangerang Selatan Selasa, 27 April 2021

Setelah ditangkap, Densus 88 langsung membawa paksa Munarman ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga:  Jam 11.00 wib kantor korwil kecamatan batang hari tutup rapet

Usai penangkapan Munarman, polisi juga menggeledah bekas markas FPI di Petamburan untuk mengumpulkan bukti-bukti lain.

Dari hasil penggeledahan tersebut, ditemukan sejumlah barang bukti berupa bendera tauhid, buku, atribut FPI serta cairan yang diduga bahan baku peledak. (*)

FOTO: Aktivis ProDEM, Don Adam. (Twitter @DonAdam68)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here