Mandi Tobat (Belangkhean) Menjelang Bulan Penuh berkah Ramadhan 1444 Hijriyah

0
71

BNS, Trusmedia.id– Ustadz Alyadi Pimpinan Pondok Pesantren Syarif Hidayatullah Pekon Way liwok kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung dalam siraman rohaninya mengelar pesta adat yang dilakukan oleh Khatuan Semaka yang berpusat di Pekon Sanggi Unggak dengan melaksanakan kegiatan Belakhek artinya mandi tobat membersihkan diri dan mensucikan secara lahir batin untuk menghadapi bulan Suci ramadhan 1444 Hijriah.

Karena pembersihan jiwa dan raga,secara rohani dan batin merupakan kewajiban kita umat Islam ketika menghadapi Bulan Suci Ramadhan 1444 Hijriyah tahun 2023.sudah menjadi tradisi adat istiadat dari para leluhur kita melakukan tradisi mandi taubat dengan bahasa Lampung yakni Belangkhean ,upacara ini sudah ada dizaman Nabi Muhammad Rasulullah SAW sudah ada.

Pengikhan Kekhatuan Semaka Pun Abu Sahlan menjelaskan bahwa acara Belangkhean selalu di adakan setiap tahun menjelang bulan suci Ramadhan 1444 Hijriyah tahun 2023.karena mandi Belangkhean adalah mandi tobat dan mandi suci.bagi umat muslim yang akan menghadapi bulan penuh berkah,dan bulan kesucian bagi umat Islam.

“Dimana menurut Pengikhan Kekhatuan Semaka Pun Abu Sahlan menambahkan bahwa mandi tobat ini sudah menjadikan tradisi bagi Kekhatuan Semaka menjalankan mandi tobat menjelang bulan suci Ramadhan yang tinggal hitungan hari lagi,jadi sudah waktunya kita selaku masyarakat Lampung pesisir Kekhatuan Semaka Kabupaten Tanggamus.melaksanakan acara ritual ini dan sesuai Sunnah Rasulullah Nabi Besar Muhammad Saw. Sudah menjadi Sunnah kita umatnya mensucikan diri dalam

Staf ahli Bupati Tanggamus Muhaimin Sastra Negara dalam hal ini mewakili Bupati Tanggamus Bunda Hajah Dewi Handajani,SE,.MM Mengatakan dengan acara Belangkhean ini adalah mandi suci mandi tobat,dimana kita selaku umat muslim dan muslimah yang akan menghadapi bulan Suci Ramadhan 1444 Hijriyah tahun 2023.tentu kita mensyucikan hati dan diri untuk menyambut bulan penuh berkah,”ucap Muhaimin dalam sambutannya mewakili Bupati Tanggamus.Sabtu (18/3/23).

Ustadz Alyadi Pimpinan Pondok Pesantren Syarif Hidayatullah Pekon Way liwok kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung dalam khotbahnya siraman rohani mengatakan bahwa mandi suci atau mandi tobat dengan kata lain bahasa Lampung Belangkhean ini merupakan mandi suci dan mandi tobat dengan air bersih mengunakan tujuh warna bungga dengan sudah diberikan doa doa berdasarkan Sunnah Nabi Muhammad Rasulullah SAW.agar mendapat safaatnya serta berkahnya dan ridho dari Allah SWT.

Karena mandi suci ini.dilakukan di setiap kesunan dan kerajaan di Indonesia namun untuk di kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung baru dimulai di Pekon Sanggi Unggak Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS).di Keratuan Semaka terpusat di Pekon Sanggi Unggak.

Masih menurut Ustadz Alyadi menambahkan bahwa, tradisi mandi suci atau mandi tobat dengan bahasa Lampung pesisir nya mandi Belangkhean dan mandi suci ini merupakan mandi keberkahan yang akan menyambut bulan suci Ramadhan 1444 Hijriyah tahun 2023.karena bulan Ramadhan merupakan bulan penuh berkah bagi umat Islam yang ada didunia.tentunya dalam sebulan penuh kita akan mendekatkan diri kepada Allah SWT agar nantinya akan terlahir dengan penuh kesucian ketika tibanya hari idul Fitri.ibarat bayi yang baru lahir kedunia dari seorang rahim ibu.

Acara dihadiri oleh Bupati Tanggamus dalam hal ini diwakili oleh Muhaimin Sastra Negara.Staf ahli bidang seni dan budaya Pemkab Tanggamus dan Uspika kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS) kabupaten Tanggamus dan Para Tokoh Adat, Masyarakat dan tokoh agama serta para ibu ibu dan kaum remaja dilingkungan Kekhatuan Semaka

Acara diawali dengan tari igol yang dimiliki oleh Kekhatuan Semaka dan merupakan tarian tua yang ada di kabupaten Tanggamus dan tarian ini dibawakan oleh muli mekhanai Lampung pesisir dengan mengiringi musik gemalan irama Lampung pesisir dan tarian ini di keluarkan acara acara penting ketika menyambut kedatang pejabat Bupati dan Gubernur hingga petinggi Negeri Negara kesatuan republik Indonesia (NKRI).(Red-Subhan HS).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini