Ketika Oknum Pejabat Pemprov Kepri Bermain Proposal Fiktip

0
152

Ketika Oknum Pejabat Pemprov Kepri Bermain Proposal Fiktip

Ketika Oknum Pejabat Pemprov Kepri Bermain Proposal Fiktip

KEPRI – Trusmedia.id, Ketika oknum pejabat pemerintah Provinsi Kepri bermain proposal fiktip, lalu Aparat Penegak Hukum ( APH ) lambat bergerak , mau jadi apa negeri ini. Padahal bukti bukti sudah jelas.Sehinga menjadi pertanyaan publik dan masyarakat Kepri.Selasa 18/1/2022.

Kabarnya Kejati sudah memproses kasus ini, tapi hasilnya nihil. Lalu kabar nya Polri ikut memproses ,”kita tunggu hasilnya.

Pengamat Kebijakan Publik Kota Batam Aldi Braga angkat bicara. Sepatutnya gubernur Kepri ikut bertanggung jawab atas kasus proposal fiktip ini, gubernur jangan melantik oknum – oknum yang diduga terlibat dalam kasus ini, ” ujar Aldi.

Artinya jika gubernur melantik para oknum pejabat yang terlibat , patut diduga gubernur ikut mendukung korupsi di pemprov Kepri,” lanjut Aldi.

Mengutip Batamnews
Buntut Kasus Proposal Fiktip Pemprov Kepri, PTT Bakesbangpol dipecat,” ungkap Aldi.

Kasus dugaan pencairan 18 proposal fiktip di Pemprov Kepulauan Riau memakan korban. Seorang pegawai tidak tetap (PTT) dipecat atas dugaan keterlibatannya dalam kasus ini.

Informasinya, PTT yang dipecat adalah Ferza Nugra Lestari. Ia merupakan sosok yang disebut-sebut memalsukan tanda tangan Kepala Kesbangpol Kepri Lamidi demi mencairkan proposal bermasalah dengan anggaran sekira Rp 1,9 miliar,” terang Aldi.

Selanjutnya Kepala Inspektorat Kepri, Irmendes yang memeriksa dan menangani kasus tersebut saat dikonfirmasi enggan memberikan keterangan.

Irmendes justru mengarahkan agar menanyakan hal itu ke bagian pemeriksaan di Inspektorat Kepri.

“Itu kan sudah saya kasih nomor telepon PPJ pemeriksaan tersebut. Saya lagi di Kejati, tak pegang data, salah nanti bang,” kata Irmendes, Jumat (19/3/2021).

Sementara itu, Rian selaku pembantu penanggung jawab (PPJ) di Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Inspektorat Daerah Provinsi Kepri membenarkan, bahwa pihaknya telah merekomendasikan agar Ferza dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

“Kami sudah kasih LHP-nya ke Pak Sekda dan rekom kami agar Ferza dikenakan sanksi kepegawaian (PTT) sesuai peraturan yang berlaku. Saat ini tindak lanjut rekom tersebut belum kami terima,” kata Rian.

Disinggung lagi terkait PTT di BPKAD yang menyuruh Ferza memalsukan tandatangan apakah sama direkomendasikan agar diberi sanksi,” Rian tidak menjawabnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Kepri Firdaus saat dikonfirmasi hal tersebut mengatakan memeng benar dirinya hanya menjalankan rekomendasi dari atasannya.

“Ya seperti itu, ini kan kebijakan atasan. Saya hanya menjalankan saja selaku pejabat di bawahnya,” kata Firdaus singkat.

Benarkah Ferza Nugra Lestari hanya korban bagi otak pelaku proposal fiktip miliaran dilingkungan pemprov Kepri,” ungkap Aldi.

Kabarnya , FNL diungsikan keluar negeri ? Lalu benarkah surat pernyataan FNL adalah sandiwara, agar otak pelaku proposal fiktif bebas,” tutup Aldi.

KEPRI – Trusmedia.id, Ketika oknum pejabat pemerintah Provinsi Kepri bermain proposal fiktip, lalu Aparat Penegak Hukum ( APH ) lambat bergerak , mau jadi apa negeri ini. Padahal bukti bukti sudah jelas.Sehinga menjadi pertanyaan publik dan masyarakat Kepri.Selasa 18/1/2022.

Kabarnya Kejati sudah memproses kasus ini, tapi hasilnya nihil. Lalu kabar nya Polri ikut memproses ,”kita tunggu hasilnya.

Pengamat Kebijakan Publik Kota Batam Aldi Braga angkat bicara. Sepatutnya gubernur Kepri ikut bertanggung jawab atas kasus proposal fiktip ini, gubernur jangan melantik oknum – oknum yang diduga terlibat dalam kasus ini, ” ujar Aldi.

Artinya jika gubernur melantik para oknum pejabat yang terlibat , patut diduga gubernur ikut mendukung korupsi di pemprov Kepri,” lanjut Aldi.

Mengutip Batamnews
Buntut Kasus Proposal Fiktip Pemprov Kepri, PTT Bakesbangpol dipecat,” ungkap Aldi.

Kasus dugaan pencairan 18 proposal fiktip di Pemprov Kepulauan Riau memakan korban. Seorang pegawai tidak tetap (PTT) dipecat atas dugaan keterlibatannya dalam kasus ini.

Informasinya, PTT yang dipecat adalah Ferza Nugra Lestari. Ia merupakan sosok yang disebut-sebut memalsukan tanda tangan Kepala Kesbangpol Kepri Lamidi demi mencairkan proposal bermasalah dengan anggaran sekira Rp 1,9 miliar,” terang Aldi.

Selanjutnya Kepala Inspektorat Kepri, Irmendes yang memeriksa dan menangani kasus tersebut saat dikonfirmasi enggan memberikan keterangan.

Irmendes justru mengarahkan agar menanyakan hal itu ke bagian pemeriksaan di Inspektorat Kepri.

“Itu kan sudah saya kasih nomor telepon PPJ pemeriksaan tersebut. Saya lagi di Kejati, tak pegang data, salah nanti bang,” kata Irmendes, Jumat (19/3/2021).

Sementara itu, Rian selaku pembantu penanggung jawab (PPJ) di Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Inspektorat Daerah Provinsi Kepri membenarkan, bahwa pihaknya telah merekomendasikan agar Ferza dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

“Kami sudah kasih LHP-nya ke Pak Sekda dan rekom kami agar Ferza dikenakan sanksi kepegawaian (PTT) sesuai peraturan yang berlaku. Saat ini tindak lanjut rekom tersebut belum kami terima,” kata Rian.

Disinggung lagi terkait PTT di BPKAD yang menyuruh Ferza memalsukan tandatangan apakah sama direkomendasikan agar diberi sanksi,” Rian tidak menjawabnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Kepri Firdaus saat dikonfirmasi hal tersebut mengatakan memeng benar dirinya hanya menjalankan rekomendasi dari atasannya.

“Ya seperti itu, ini kan kebijakan atasan. Saya hanya menjalankan saja selaku pejabat di bawahnya,” kata Firdaus singkat.

Benarkah Ferza Nugra Lestari hanya korban bagi otak pelaku proposal fiktip miliaran dilingkungan pemprov Kepri,” ungkap Aldi.

Kabarnya , FNL diungsikan keluar negeri ? Lalu benarkah surat pernyataan FNL adalah sandiwara, agar otak pelaku proposal fiktif bebas,” tutup Aldi./ red/yuliansyah

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini