Boniran Kepala Pekon Sidomulyo Semaka Mengayomi Dengan Cara Tut Huri Handayani

0
190

Sidomulyo, Trusmedia.id– Boniran Kepala Pekon (kakon-Kades) Sidomulyo Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung sosok yang sederhana sangat dicintai masyarakatnya karena dalam menjalankan roda Pemerintahan cukup praktis dan elegan.

Memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat serta cinta dengan kedamaian itulah yang ditanamkan terhadap warga Pekon Sidomulyo selama dirinya menahkodai selaku kepala Pekon sidomulyo.karena Pekon Sidomulyo memiliki mayoritas suku Jawa dan sedikit persentase warga suku Lampung.dimana Pekon Sidomulyo untuk sebelah timur berbatasan dengan way semangka sedangkan untuk wilayah Barat bukit barisan sementara untuk sebelah Utara berbatasan dengan Pekon Talang Asahan masih kecamatan sama sedangkan wilayah selatan berbatasan dengan dusun suka urip Pekon karang agung kecamatan Semaka kabupaten Tanggamus.

Boniran Kepala Pekon Sidomulyo menjelaskan bahwa dirinya selalu berpola hidup sederhana,karena jabatan adalah suatu amanah yang diberikan Allah SWT kepada kita yang bersifat sementara.prinsif dalam sosok pemimpin harus menjadi tauladan bagi masyarakat Pekon Sidomulyo yang dinahkodainya.

“Karena corak ragam dan kultur masyarakat bersipat berbeda beda.satu hal yang selalu ditanamkan pada dirinya,hidup dan berpenampilan sederhana dan tidak neko neko.dan tidak memilih dalam hal pergaulan kepada siapa saja,terutama warganya.prinsif dalam hidup berdiri sama tinggi duduk sama rendah itulah yang selalu dilakukannya keseharian terhadap masyarakatnya Pekonnya.

“Kita disebut pemimpin karena kita memiliki bawahan,tentu selalu ditanamkan sipat rendah hati jangan hidup dengan cara mentang mentang arti ini saya.dan harus bersikap ramah,sopan santun serta memiliki etika,logika dan estitika.terutama akhlak yang baik terhadap keluarga dan masyarakat kita dimana kita selaku pemimpin Pekon -Desa.

Masih menurut Ayah tiga anak dan dua cucu ini bahwa hidup adalah hidup,tetapi manfaatkan hidup untuk orang banyak serta ciptakan warna yang selalu dikenang oleh banyak orang yang memiliki nilai baik alias positif.jangan selalu menyia nyiakan hidup.karena kehidupan sesuai firman Allah SWT dalam bahasa Arab hablul minolloh dan hablul min Nas serta hablul minan dunai.karena satu sama lain memiliki kaitan yang sangat erat,”ucap Pria yang beristrikan seorang pengajar dibilangan Semaka.

Boniran sapaan akrab memanggilnya bahwa, hidup harus memiliki prinsip yang mengandung nilai nilai agama dan aturan main pemerintah berdasarkan UUD 1945.dan satu hal kita selaku Warga Negara Indonesia harus mematuhi aturan perundangan undangan dan jadikan hukum panglima tertinggi di negeri kita,karena apa kalau kita selalu patuh dengan tertera diatas,maka kita akan menjadikan diri kita warga Negara Indonesia yang baik.

“Wilayah yang sudah tiga periode menjabat selaku kepala Pekon ini,menambahkan. Bahwa penghasilan warganya bercocok tanam yakni bertani dan berkebun bahkan juga sebagian memiliki keahlian bertukang membuat rumah warga yang ingin dibuatkan namun sebaliknya.kerukunan masyarakat dan kerukunan umat selalu dijaga karena hidup damai itu yang kita dambakan,”ungkap Pak Boniran (Red-Subhan HS).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini