BAPPENAS diharapkan memberi Solusi Pemulihan Ekonomi Di masa Pandemi

0
154

BAPPENAS diharapkan memberi Solusi Pemulihan Ekonomi Di masa Pandemi

TrustMedia.Id. SINJAI – Melihat kondisi saat ini Bappenas di minta untuk memberi Solusi dalam Pemulihan Ekonomi Di masa Pandemi. Dimana pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di Indonesia sudah sangat memprihatinkan. Dengan berbagai bentuk ancaman terhadap ekonomi Indonesia, tentu komponen bangsa ini terus bekerja sama, mengingat tantangan 2022 tentunya tidak sama dengan 2020 dan 2021.
Terlebih menurut catatan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mencatat 98 persen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terdampak pandemi.
Padahal UMKM merupakan salah satu penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Banyak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mengalami masalah selama pandemi Covid-19. Diantaranya sulitnya mengatasi distribusi dan kesulitan memperoleh bahan baku. Oleh karena, UMKM diharapkan akan menjadi salah satu penopang  pemulihan ekonomi di 2022.

Salah satu solusi atasi permasalahan ekonomi di masa pandemic saat ini, sangat diharapkan Bappenas mendukung sejumlah upaya pemulihan para pelaku UMKM. Mulai dari subsidi bunga dan restrukturisasi kredit, hingga melakukan pendampingan., perluasan layanan, pendampingan pelatihan dan juga bantuan produktif usaha mikro dan satu lagi tentunya selain pemulihan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) juga didorong untuk meningkatkan nilai tambah yang melalui berbagai program.

Diantaranya, pengembangan potensi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terpadu berbasis wilayah peningkatan kemampuan digital Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Lalu, dengan pengembangan ruang produksi bersama bagi sentra Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Kemudian penyediaan akses pasar, pendampingan Sumber Daya Manusia (SDM) UMKM, serta regulasi dan pendataan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dengan berbagai upaya tersebut, diharapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai mayoritas penopang pertumbuhan ekonomi mampu bangkit dari dampak negatif pandemi Covid-19. (TRUSTMEDIA.ID-TRI/berbagai sumber)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini