PERAMPASAN UNIT MOBIL DENGAN MODUS CARTER YANG DI LAKUKAN OLEH OKNUM DARI BANK BPR
Banten trust media.id
markas KKPMP birokrasi wilayah banten menerima laporan masyarakat yang menjadi korban perampasan unit kendaraan roda 4 mobil angkot futura dengan no polisi A 1909 BO, di deket pintu tol serang timur banten pada hari minggu, 27 -03-2022
Deni fahrudin menjelaskan kronologi kejadian awal ada org yang mengaku ingin mencarter kendaraan yang memberhentikan dari perapatan cilame lopang yang mengaku minta di antar ke serang timur
lanjut dalam perjalanan setibanya di pintu tol serang timur saya di suruh berhenti di dekat mobil inova yang sudah menunggunya di deket pintu tol serang timur tiba tiba org berperawakan tegap menghampiri saya yang tampa basa basi dengan merampas kontak kunci mobil dan memaksa saya untuk turun dengan mobil langsung di bawa dengan meninggalkan selembar surat berita acara penarikan
lanjut deni saya kaget karna saya hanya sopir sedangkan pemilik mobil yang saya bawa milik AYIP Zarkasih karna saya hanya menyewa harian atau setoran
Ayip Zakariyah selaku pemilik mobil tersebut mengaku dirinya memang mempunyai tunggakan denda sebesar Rp.3jtan dengan awalnya saya menjaminkan BPKB kendaraan tersebut dengan data kontrak 00204110001040 namun itu kan hanya sisa dendanya saja sedangkan pokok hutang sudah lunas bahkan bukti pelunasan juga ada semua harusnya pihak BPR kordinasi dulu ama saya ini mah ko maen rampas saja udah kaya maling aja, ujarnya
Anton, selaku ketua panglima birokrasi KKPMP wilayah banten,menyampaikan bahwa tindakan ini jelas melanggar hukum karna dengan bukti yang ada pada kami dan keterangan si sopir bahwa pihak BPR sudah melanggar hukum menurut undang undang,
setelah penandatanganan surat kuasa kami pihak lembaga akan melaporkan atas tidakan dari pada Bank BPR tersebut kepada pihak kepolisian dan kami akan kawal terus prosesnya sampai benar benar korban atau klien kami sebagai masyarakat mendapatkan perlindungan hukum dan keadilan, tuturnya
“irwanto selaku wakil panglima birokrasi menambahkan bahwa dirinya sudah melakukan upaya upaya untuk mediasi dan bertemu sama pak guntur,farel dan fredi petugas bank BPR yang menangani terkait masalah yang kita tangani bahkan kami sudah 2 kali berkunjung ke kantor BPR yang di citra raya terkahir hari td,namun tidak ada yang mau menemui saya padahal sblumnya mereka sendiri yang membuat janji untuk saya datang lagi di hari selasa ini malah mereka tidak koperatif dan di duga pihak BPR tidak ada itikad baik, pungkasnya / roni












