*ASDP Bakauheni Resmi Terapkan Sterilisasi Kawasan & Parkir Digital, Targetkan Pelabuhan Modern 15 Juni 2026*
BAKAUHENI, Trust Media.id
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Bakauheni melangkah ke era pelabuhan modern. Sejak 1 Juni 2026, ASDP mulai menerapkan program sterilisasi kawasan pelabuhan bersamaan dengan Digital Parking System. Penerapan penuh ditargetkan mulai 15 Juni 2026 untuk mewujudkan tata kelola yang lebih aman, tertib, dan berbasis teknologi.
Transformasi ini merupakan bagian dari upaya ASDP meningkatkan kualitas layanan, memperkuat keamanan kawasan, sekaligus mendukung digitalisasi transportasi nasional yang efisien dan terintegrasi.
*Sterilisasi Kawasan: Akses Lebih Terkontrol*
Program sterilisasi dilakukan lewat penguatan pengawasan dan pengendalian akses di seluruh area operasional pelabuhan. ASDP juga menertibkan aktivitas sesuai fungsi masing-masing pihak dan mengoptimalkan sistem keamanan agar aktivitas kepelabuhanan berjalan tertib, aman, dan terkendali.
General Manager ASDP Bakauheni, Partogi Tamba, menegaskan sterilisasi bukan sekadar pembatasan.
“Sterilisasi pelabuhan bukan semata pembatasan aktivitas, melainkan upaya menghadirkan tata kelola lebih baik melalui penguatan keamanan, keselamatan, dan ketertiban operasional. Dengan akses terkontrol, kami pastikan setiap aktivitas berjalan efektif sehingga pelayanan ke pengguna jasa semakin optimal,” ujar Partogi.
*Teknologi Face Recognition & RFID Jadi Tulang Punggung*
Untuk mendukung kebijakan itu, ASDP mengedepankan teknologi. Sistem Face Recognition, Radio Frequency Identification (RFID), CCTV terintegrasi, monitoring kendaraan real time, dan digitalisasi pengawasan dihubungkan untuk memperkuat keamanan operasional.
“Transformasi kami tidak hanya fokus fisik dan operasional, tapi juga pemanfaatan teknologi sebagai fondasi pelabuhan modern. Face Recognition, RFID, CCTV terintegrasi, serta monitoring real time adalah upaya ASDP menghadirkan pelabuhan yang lebih aman, cerdas, dan adaptif,” tambah Partogi.
Integrasi sistem digital ini membuat pengawasan pergerakan orang dan kendaraan lebih akurat, cepat, real time, sekaligus memperkuat mitigasi risiko dan pengambilan keputusan berbasis data.
*Parkir Digital Tap In-Tap Out, Bayar Non-Tunai*
Bersamaan dengan sterilisasi, ASDP Bakauheni resmi mengoperasikan Digital Parking System. Sistem Tap In-Tap Out non-tunai diterapkan di seluruh gerbang masuk dan keluar area parkir.
Pengguna jasa bisa transaksi parkir elektronik pakai e-Money, Flazz, BRIZZI, TapCash, JakCard, QRIS, hingga e-wallet saat keluar pelabuhan.
Tujuannya jelas: mempercepat transaksi, mengurangi antrean, meminimalkan uang tunai, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.
“Digitalisasi parkir bagian dari transformasi layanan berbasis teknologi. Selain memberi kemudahan dan kenyamanan, sistem ini memperkuat pengawasan lalu lintas kendaraan, meningkatkan efisiensi operasional, dan mendukung ekosistem pelabuhan modern terintegrasi,” jelas Partogi.
Sistem ini juga mengintegrasikan data kendaraan masuk-keluar sehingga pengawasan lebih efektif, pencatatan lebih akurat, dan pengelolaan lalu lintas di Pelabuhan Bakauheni lebih baik.
*ASDP Imbau Siapkan E-Money*
ASDP mengimbau pengguna jasa menyiapkan kartu uang elektronik dengan saldo cukup sebelum masuk area parkir. Sosialisasi mekanisme pembayaran digital terus dilakukan lewat kanal resmi perusahaan agar transisi berjalan lancar dan mudah dipahami.
Dengan sterilisasi kawasan dan parkir digital, ASDP Bakauheni optimistis menghadirkan standar pelayanan unggul, aman, tertib, dan efisien. Langkah ini menegaskan komitmen perusahaan mewujudkan pelabuhan modern berbasis teknologi demi kelancaran mobilitas masyarakat, distribusi logistik nasional, dan pengalaman pengguna jasa yang lebih baik. ( Agus )












